Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain colormag dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/tribrat7/dakhura.com/wp-includes/functions.php on line 6170
Pastikan Keamanan Ibadah Umat Katolik, Personel Polsek Arjawinangun Gelar Pengamanan di Gereja Santo Yohanes Rasul – Dakhura
Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! Komentar kondisional IE diabaikan oleh semua browser yang didukung. in /home/tribrat7/dakhura.com/wp-includes/functions.php on line 6170

Pastikan Keamanan Ibadah Umat Katolik, Personel Polsek Arjawinangun Gelar Pengamanan di Gereja Santo Yohanes Rasul

Cirebon – Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Polsek Arjawinangun Polresta Cirebon melaksanakan pengamanan ketat dalam kegiatan ibadah kebaktian rutin umat Katolik di Gereja Santo Yohanes Rasul, Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan ibadah rutin yang dilaksanakan setiap hari Minggu sore tersebut berjalan dengan khidmat, meliputi rangkaian doa pembuka, penyembahan, pujian-pujian, penyampaian firman Tuhan, doa syafaat, hingga doa penutup.

Demi menjamin kekhusyukan dan kenyamanan para jemaat, pengamanan di lapangan dipimpin langsung oleh Panit Binmas selaku Piket Pawas Polsek Arjawinangun, Iptu Aan A. Langkah preventif ini diambil sebagai komitmen Polri dalam menjaga toleransi beragama serta mengantisipasi segala bentuk kerawanan maupun gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kapolsek Arjawinangun Polresta Cirebon Kompol Sumairi, S.H., M.Si., menjelaskan bahwa dalam setiap pengamanan tempat ibadah, Polsek Arjawinangun selalu menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.

“Sebelum ibadah dimulai, personel terlebih dahulu melakukan sterilisasi area gereja serta memeriksa barang bawaan para jemaat yang hadir. Pengamanan ini dilakukan baik secara terbuka maupun tertutup guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” tegas Kompol Sumairi.