Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain colormag dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/tribrat7/dakhura.com/wp-includes/functions.php on line 6131
Police Goes to School di SMPN 1 Gempol Kapolsek Sampaikan hal penting ini – Dakhura
Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/tribrat7/dakhura.com/wp-includes/functions.php on line 6131

Police Goes to School di SMPN 1 Gempol Kapolsek Sampaikan hal penting ini

 

Polsek Gempol – Polresta Cirebon telah melaksanakan kegiatan Police Goes To School bertempat di SMPN 1 GEMPOL Kecamatan Gempol Rabu (21/02).

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Gempol Kompol Munawan.,S.H memberikan himbauan kepada siswa-siswi termasuk bimbingan rohani dan mental agar siswa-siswi disiplin diri dalam mengikuti kegiatan belajar disekolah, tidak membolos dan tidak terlibat tawuran serta jangan sampai melanggar hukum.

Kompol Munawan.,S.H juga mengingatkan kepada seluruh siswa-siswi agar tidak membuli atau melakukan perundungan terhadap sesama teman, tidak menggunakan sepeda motor dengan kenalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau yang sering disebut knalpot bising/brong, tidak mengkonsumsi obat-obatan terlalarang.

Untuk mencegah terjadinya kenakalan dalam lingkup pelajar diharapkan peran guru untuk lebih menggiatkan ekstra kurikuler keagamaan dan orang tua murid dirumah juga agar lebih ketat lagi untuk mengecek penggunaan handphone anak-anaknya sehingga terpantau penggunaan aplikasi maupun sosial media.

Di tempat yang berbeda Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni.,S.I.K., S.H., M.H menyampaikan dalam mengantisipasi agar tidak terjadi hal semacam itu, harus ada kerja sama antara pihak kepolisian dan guru pembina untuk saling memberi informasi agar dapat segera ditindak lanjuti, pungkasnya.