Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain colormag dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/tribrat7/dakhura.com/wp-includes/functions.php on line 6131
Pembagian Bansos Dari Kapolresta Cirebon Kepada Masyarakat Terdampak Stunting – Dakhura
Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/tribrat7/dakhura.com/wp-includes/functions.php on line 6131

Pembagian Bansos Dari Kapolresta Cirebon Kepada Masyarakat Terdampak Stunting

 

Cirebon – Bertepat di Balai Ds. Kepongpongan Kec. Talun Kab. Cirebon, pembagian bansos dari Kapolresta Cirebon kepada masyarakat yang terdampak stunting. ( 19/01/2024 )

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolresta Cirebon KOMBESPOL SUMARNI. S.IK, SH, MH, yg diwakili Kasat Binmas Polresta Cirebon AKP. NANI, SH, disambut oleh perwakilan Korwil Kuwu Kecamatan Talun, Kuwu Desa Kepongpongan Sdr. WAWAN SETYAWAN, dg dihadiri Camat Talun ABDUL RO’UP, SH.MH, Kapolsek Talun AKP. H. SUHADA. SH.MH, Danramil Talun KAPTEN, Arh. SURYA SUHENDAR, Para Kanit Polsek Talun diikuti seluruh Personil Polsek Talun, para Bidan Kader Posyandu, serta para Balita Stunting sekitar 400 orang.

Program bakti sosial dari Kapolresta Cirebon ini salah satu program yang mendukung pemerintah dimana pencegahan stunting kepada balita dengan cara pemberian telur kepada yang terkena stunting atau gizi buruk.

Polri berkomitmen siap mendukung BKKBN agar dapat mencapai target penurunan angka stunting. Kepala BKKBN juga mengapresiasi Polri yang memberikan dukungan untuk menyiapkan SDM yang unggul di masa depan.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., SH.,MH., melalui Kapolsek Talun AKP H. SUHADA, SH.,MH., mengatakan bahwa program ini pencegahan stunting juga bagian dari tugas melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat secara luas. Percepatan stunting dibutuhkan kerja sama dari semua pihak dan dari berbagai sektor. Perlu penanganan dan kerja sama yang baik untuk mewujudkan Indonesia emas pada tahun 2045.