Kab. Cirebon – Memperkuat komunikasi dan membangun kolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan keagamaan, Polsek Gempol Polresta Cirebon menghadiri kegiatan Kopdar Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Pondok Pesantren Sektor Siliwangi Koordinator Daerah Cirebon Raya. Kegiatan silaturahmi dan berbagi pengalaman antarpetugas Kamtib pondok pesantren tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Kebon Kelapa Al Ma’rifah, Desa Kedungbunder, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Kamis (5/11/2026) pukul 19.00 WIB.
Kehadiran Polsek Gempol diwakili Panit Lantas Ipda Toton, S.Sos., didampingi Bhabinkamtibmas Desa Kedungbunder Aipda Wawan Arifin, S.H. Kegiatan tersebut dihadiri pengasuh Pondok Pesantren Kebon Kelapa Al Ma’rifah KH. H. Syamsul Ma’arif, Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH. Aziz Hakim Syaerozi, perwakilan Kamtib Pondok Pesantren Kempek, Gedongan Pangenan, Ciwaringin, para pengasuh dan pengurus pondok pesantren, serta unsur pemerintahan Desa Kedungbunder. Jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai 50 orang.
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi bagi para pengasuh, pengurus, dan petugas keamanan pondok pesantren untuk bertukar pengalaman, menyampaikan gagasan, serta membahas penguatan kedisiplinan dan tata kelola keamanan di lingkungan pesantren. Selain mempererat hubungan antarpesantren, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama dalam menciptakan lingkungan pendidikan Islam yang tertib, aman, dan nyaman bagi para santri.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Gempol Kompol Rynaldi Nurwan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa komunikasi dan silaturahmi dengan kalangan pondok pesantren merupakan bagian penting dalam membangun kemitraan antara Polri dan tokoh agama. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan serta menjadi sarana bertukar informasi dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Polsek Gempol Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus menjalin koordinasi dengan para pengasuh dan pengurus pondok pesantren serta seluruh elemen masyarakat. Melalui hubungan yang harmonis dan komunikasi yang berkesinambungan, lingkungan pesantren diharapkan semakin kondusif sehingga kegiatan pendidikan, pembinaan karakter, dan aktivitas keagamaan dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan tertib, lancar, dan kondusif.